Senin, 31 Oktober 2016

Rasa

KANGEN SESEORANG TAPI BUKAN PACAR
mana aku tahu menginginkanmu di sisi ternyata semenyakitkan ini.
bagai mana nggak sakit, dikasih nyaman dikasih perhatian tapi minta status selalu dianggap becanda :(

ini salah satu menyakitkan padahal ini kenyataan yang harus aku jalani.Kau putuskan aku tanggal 27 September 2016
kau putuskan aku disaat kau jauh….
kau pergi begitu saja,disaat awal tahunku menyimpan sebuah harapan yang sudah jelas hararapan itu ada nama kamu aku selipkan disetiap doa ku dengan allah..
aku merajut rindu. semoga ia menjadi sebaik-baik selimut yang memeluk harimu dan semangat untukmu..
namun apa kangenku ini akan kau gubris dan tuntaskan dengan pertemuan terus berakhir dengan pelukan?
sesimple memikirkan.
oh yaudah, kalau sampai sini kedekatan kita.
berarti dia nggak sayang, nggak cinta dan semua itu kamu anggap main-main.
hey... bercandamu jangan semacam ini, hadirmu tak pernah ku request tak pula aku tunggu.
tapi hadirmu datang begitu nyata dan jelas.
saat aku nyata melihatmu dengan jelas. kamu masih ragu bawa aku kedunia nyata indahmu.
jadi salah jika aku kangen kamu tapi kita bukan pacar?
salah kalau aku masih inginkan kita terus berharap sesuai doa?
kamu nggak tau.
setiap malam aku berhayal andai jadi kunang-kunang biar kecil tapi indah dan terang. akan aku rengkup tubuhmu bersama cahaya. dan menjadikan malam itu adalah hal terfavoritmu.
kangen kamu segila ini. membuatku capek kadang ingin melemparmu dengan benda biar kamu tau sakitnya yang nggak seberapa dibandingkan dengan rindu sesak yang aku tanggung sendiri...
tiap kali aku bangun , cek hendphone selalu aku berharap ada bbm kamu yang belum aku read atau telfon dari kamu yang nggak kedengaran karna aku tidur.
setiap hendphone berbunyi selalu berharap itu kamu, kamu yang kembali lagi semangatin bukan bikin aku sedih seperti ini.
kita memang awal berteman.
tapi pertemanan kita menyenggol hati hingga nyaman yang kamu beri bertumbuh cinta.
kenapa kamu anggap aku teman?
tapi memperlakukan aku layak nya kekasih ingin menikah.
kamu buatku tersenyum bahagia tapi sayang aku hanya merasakan sesaat tak selamanya, nggak menyangka hingga saat ini hatiku bertanya ada apa denganmu? atau ada hal sifat dan omonganku melukaimu? maaf kadang aku juga nggak sadar sama omongan apa lagi sifat. tapi bisakah kamu tegur aku jika bersalah? nasehatin aku dengan suaramu, pegang dan bimbing aku dengan tanganmu?
tapi kangenku mengalahkan ku untuk membencimu.. :)
pada akhirnya, yang tak pernah membiarkanmu kesepian adalah dirimu sendiri. aku kira yang melawan kesepianku adalah kamu ternyata diriku sendiri :(
kau harus bisa mengajariku berhenti merindu.
dan kau harus bisa membuatku berhenti cemburu dengan lingkungan yang kamu sandang..
saat aku membuka jendela belum sempat ingin keluar dari kamar. berharap ada kamu disana yang menghiasi pagi indahku..
ternyata salah, kau serupa angin malam yang tak peduli sakitku gigilku. begitu kejam pengabaianmu.... kejam..
barangkali aku  memang perlu kecewa dulu untuk menemukan alasan mengapa harus menjaga perasaan orang lain dan mengapa harus kangen padahal bukan siapa-siapa.
segalanya seperti mimpi.
padahal untuk mengisi ruang kosong dihatimu
yang hampir saja mati rasa olehnya, yang hampir anggap semua sama saja.
aku bisa tersenyum.
walau ujan diiringi petir.
gelap diiringi bintang.
panas oleh matahari aku bahagia.
sekarang aku kangen kamu yang bukan pacarku bahkan bukan siapa-siapa.
sudihkan kamu menuntaskan nya agar kangen ini tidak berlarut menjadi sedih?
Akan ada saatnya nanti, hujan bukan lagi sebagai alasan aku merindukanmu tapi melupakanmu, akan ada saatnya aku tukar rasa takutku pada petir berubah menjadi membencimu selamanya..
sekarang kamu bebas.
hukumanmu bikin aku rindu berhasil mengukir kesedihan.!
tapi aku masih punya view chat storry chatingan kita. yang bakal aku ulang membacanya hingga aku lupa pernah mengenalmu
lain kali, kangen ku menjadi rahasia aku dan tuhan tak perlu kau tau :)


Jumat, 30 September 2016

Masih Mencintaimu

Aku masih belum bisa melangkah, aku masih disini…
Terjebak untuk tetap mencintaimu

Tapi jika kepergian itu adalah yang terbaik untuk dirimu, 
aku akan terima walau disini aku masih mencintaimu

Iya, aku bodoh. Bahkan dalam situasi yang ‘menyakitkan’ ini, 
aku masih sangat mencintaimu.

 sesungguhnya aku masih mencintaimu 
dan berharap untuk selalu ada untukmu.
Aku mencintaimu saat kamu tidak memperdulikan aku. 
berharap Suatu saat, saat kamu mulai mencintai aku, 
berdo’a saja semoga aku masih disini.
Maaf karena aku mencintaimu, dan maaf juga, kalau sampai sekarang, aku masih menyayangimu
Jika ada kehidupan lagi setelah ini, aku masih akan tetap mencintaimu
Rindu memberiku usia lebih panjang, agar waktu paham,
 aku masih hidup dan mencintaimu dari kejauhan
Dari matahari terbit sampai terbenam, aku masih tetap mencintaimu..
Dengan ribuan luka yang kau taburkan, aku masih mampu tertawa dan berkata bahagia. 
Segila itu aku mampu mencintaimu.
Inilah aku yg baru. 
Masih mencintaimu, tentu.
 Namun aku lebih tahu diri dan tahu malu. 
Tolong sampaikan salamku pada dia yg di sampingmu.
saya masih senang, selalu senang begini, mencintaimu, mengenangmu, meski tidak  bisa memilikimu sepenuh hati.
Selama nadiku msih tetap berdenyut dan jantungku masih tetap berdetak ,
 aku akan selalu mencintaimu hingga semuanya tak lagi berfungsi
Walau ku masih mencintaimu ku harus merelakan mu
Enggan aku melupakanmu karena aku masih menyayangimu
memaksamu untuk menyayangiku,aku tak sekejam itu,
jujur aku masih mengharapkanmu,masih menyayangimu,
tak masalah jika kau tak menyayangiku
Saat aku masih bertahan menyayangimu meski kau telah bersama yg lain dan ga berharap,
 itu bkn berjuang sendirian, itu namanya tulus..
Dalam keyakinanku aku bercerita, aku masih menyayangimu tapi aku juga harus melepasmu. Let me go, life must go on and move on
 Tapi hati ini masih untukmu, dan aku masih menyayangimu
Selamat pagi bumi? Sampai detik ini kami masih menyayangimu dengan cara yang sama, dan semoga tak sia-sia.
Orang yg tulus mencintaimu dan menyayangimu adalah orang yg terlihat terakhir masih menemanimu saat kau terpuruk

Kamu kasih aku rasa yang beda, mungkin aku salah mengartikannya yg ku kira cinta. Tapi aku masih tetap selalu menyayangimu.
Walau ku masih mencintaimu ku harus meninggalkanmu ku harus melupakanmu. Meski hatiku menyayangimu,nurani membutuhkanmu ku harus merelakanmu
Kesendirian membuatku mengerti apa itu kamu. Menyesalnya aku tanda aku masih menyayangimu. Maafkanlah
Aku menyayangimu saat ini, masih sama seperti ketika aku menyayangimu saat pertama kali bilang “aku sayang kamu”
Sebaiknya aku diam dan tak berkata apa2 drpda aku membebanimu jika kau tau bahwa aku masih menyayangimu….
Sampai sekarang pun aku masih belum percaya kalau kini kamu bukanlah milikku lagi. Sungguh aku masih menyayangimu
Sekarang , besok ataupun nanti aku masih tetap akan mencintaimu dan menyayangimu.
Aku tak bisa mengingkari hati bahwa aku masih menyayangimu..
aku tak bisa menutupi mata dan hatiku ..karena aku masih menyayangimu